Eun Shi Kyung vs Kim Bong Goo

Well, maybe because I’m so into Jae Ha character (I mean, everything about Seunggi), so I don’t really care about another character. Maksudnya, dimataku hanya ada Seunggi ataupun karakter yang dimainkannya. Kata uri eonni, aku sudah dibutakan oleh Seunggi sehingga tidak bisa melihat yang lain hahahaha.

Langsung kepermasalahan utama…

Saat beredar kabar bahwa Eun Shi Kyung akan meninggal di episode 19, apalagi ditambah beredarnya foto TK2H syuting di pemakaman, membuat para fans Eun-Shin Couple (Eun Shi Kyung-Lee Jae Shin) merasa harap-harap cemas. Apalagi ternyata kecemasan mereka itu terbukti benar karena di awal episode 19, karakter Eun Shi Kyung harus menemui ajalnya. Lebih parah lagi, bagi fans Eun-Shin Couple ini, Jae Ha sepertinya tidak terlalu berduka. Sehingga banyak dari mereka yang berkomentar negatif tentang kematian Eun Shi Kyung ini yang dirasakan sangat tidak perlu.

Lalu menurutku???

Sudah aku katakan kalau aku adalah Jae Ha Lover, so aku tidak terlalu terpengaruh dengan kematian Eun Shi Kyung. Sedih sih, tapi hanya begitu saja. Sedihnya pun lebih ke simpati terhadap Jae Shin bukan terhadap tokoh Eun Shi Kyung itu sendiri.

Apakah memang kematian Eun Shi Kyung itu perlu???

Bong Goo menembak Eun Shi Kyung, itu bisa dimengerti karena Bong Goo sangat benci dikhianati. Lalu, apakah setelah terkena tembakan, Eun Shi Kyung harus mati? Well, mungkin pada awalnya aku juga berpikir bahwa kematiannya tidak terlalu diperlukan. Namun, setelah ditonton lagi, aku menyadari satu hal. Jae Ha mengatakan kepada Bong Goo kalau senjata dan kekuatannya adalah orang-orang yang berada disisinya yang mana Bong Goo tidak punya satupun dari mereka. Eun Shi Kyung hanyalah salah satu dari sumber kekuatan Jae Ha, yang mana jika menghilang, masih banyak orang-orang disekeliling Jae Ha yang akan terus mendukungnya. Jika Eun Shi Kyung tetap ada, Jae Ha akan selalu bergantung pada Eun Shi Kyung. Sehingga seolah-olah Jae Ha tidak punya kemampuan apapun karena hanya bergantung dengan Eun Shi Kyung. Jadi mungkin penulisnya ingin menunjukkan kalau Jae Ha bisa menjadi raja yang benar-benar memiliki kemampuan dan layak untuk memimpin negaranya. Dan sekali lagi membuktikan kalau kata-kata Jae Ha pada Bong Goo itu benar, yaitu Jae Ha memiliki banyak orang yang menjadi sumber kekuatannya, tidak hanya satu orang (Eun Shi Kyung), sementara Bong Goo tidak punya sama sekali. Bahkan si tanpa nama yang ternyata bernama Collinwood (aku dan uri Eonni memanggilnya tanpa nama karena Bong Goo tidak pernah menyebutkan namanya), itu juga mengkhianatinya.

Untuk masalah kenapa Jae Ha sepertinya tidak terlalu berduka dengan kematian Eun Shi Kyung???

Hmmmm, meskipun mungkin Eun Shi Kyung juga memiliki tempat istimewa di hati Jae Ha dan ini dapat dibuktikan saat adegan menjelang kematian Eun Shi Kyung dimana Jae Ha juga tidak bisa menahan air matanya, padahal di situ ada banyak orang. Masih ingat saat kematian Jae Kang, Jae Ha berusaha menahan air matanya didepan orang banyak, dan hanya menangis saat sendirian. Ok, yang banyak dipermasalahkan adalah setelahnya, sepertinya kehidupan Jae Ha setelahnya baik-baik saja tanpa sedikitpun waktu untuk mengenang Eun Shi Kyung seperti yang dilakukan Jae Shin. Well, mungkin terlalu kasar kalau mengatakan Jae Ha terlalu sibuk untuk mengenang Shi Kyung, karena masih banyak hal yang perlu dilakukannya. Sementara jika kita ingat-ingat lagi, meskipun Shi Kyung adalah orang kepercayaan Jae Ha, tapi mungkin bagi Jae Ha, Shi Kyung tidak lebih hanya sekedar teman biasa yang baru dikenalnya saat pelatihan WOC.  Waktu kebersamaan mereka juga tidak terlalu banyak, apalagi ditambah sikap Shi Kyung yang kaku itu sama sekali tidak cocok dengan Jae Ha.

Jujur saja, ada beberapa bagian Eun Shi Kyung yang aku skip saat ditonton yang kesekian kali. Karena bagiku, bagian itu cukup ditonton satu kali hehehehe, mianhae. Uri Eonni biasanya marah-marah kalau aku nonton dengannya pakai skip-skip, tapi kalau bagian Eun Shi Kyung diskip dia no comment hahaha. Tapi kalau bagian Bong Goo yang aku skip, mulailah dia ngomel, dasar Bong Goo Lover. Kalau bagian Bong Goo sih, aku juga tidak terlalu bermasalah asal jangan pas bagian magic show sama adegan torture2. Kalau uri Eonni malah suka, dia bilang lucu dan imut. Lucu sih iya, imut??? hmmm, jinjja isanghae…

Masalah selanjutnya….

Kenapa Bong Goo hanya dihukum penjara seumur hidup???

Well, mungkin satu-satunya orang yang bahagia Bong Goo tidak mati hanyalah uri Eonni hahahaha. Bahkan saat Bong Bong ditembak mati, reaksi uri Eonni???

“ihh….kasian Bong Goo, Bong Bong sudah mati, nanti tidak ada lagi yang menemani Bong Goo”

Memang sih sepertinya sangat tidak adil. Setelah menyebabkan semua kekacauan terjadi, dia hanya mendapatkan hukuman penjara seumur hidup, sepertinya sangat tidak sebanding dengan apa yang telah diperbuatnya. Namun, jika dipikir-pikir lagi, itu merupakan hal yang terbaik. Jika Jae Ha juga menggunakan jalan kekerasan untuk menghancurkan Bong Goo, lalu apa bedanya Jae Ha dengan Bong Goo???

Penjara seumur hidup juga tidak terlalu buruk, karena hidup seorang diri tanpa siapapun juga merupakan hukuman yang sangat berat bagi Bong Goo. Apalagi dia tidak bisa lagi mempertontonkan kemampuan sulapnya yang mengerikan itu. Selamanya hidup sendiri tanpa seorangpun disisinya…Jadi menurutku, itu lebih baik. Asal jangan nantinya tiba-tiba ada GRASI pula seperti yang terjadi pada kasus CORBY wkwkwkwkwk.

Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s