1 Liter of Tears

Drama ini merupakan satu-satunya drama jepang atau yang lebih dikenal dengan J-Dorama, yang kutonton. Sama seperti judulnya, meskipun sudah beberapa kali menontonnya, drama ini tetap sukses menguras air mataku ㅠㅠ

Dulu pertama kali menonton drama ini gara-gara ada drama tiruannya di stasiun TV swasta kita… Tahu sendiri kan maksudnya… Maklum saja sinetron negeri kita kan memang hobi untuk menjiplak drama-drama dari negeri-negeri tetangga. Nah, begitu ada drama tiruannya, stasiun TV yang satunya lagi tidak mau kalah. Jadinya langsung deh menayangkan drama originalnya yang dibintangi Sawajiri Erika dan Nishikido Ryo ini.

Begitu drama ini di iklankan dengan sedramatis mungkin (kebiasaan iklan versi Indo) dan dikatakan kalau ini diangkat dari kisah nyata, aku langsung tertarik untuk menontonnya. Padahal terus terang, aku sama sekali tidak familiar dengan J-Dorama. Dan memang benar, sangat tidak menyesal memutuskan untuk menonton drama ini, selain harus banjir air mata tentunya.

Setelah selesai menonton semua episodenya, temanku mengatakan kalau ada episode spesialnya. Langsung deh berburu dvdnya.

Karena menonton episode spesialnya, jadinya ingin menonton ulang dramanya lagi. Jadi, kembali berburu dvdnya lagi. Namun sayang, waktu itu sangat sulit untuk mendapatkannya.

Lalu, uri keun eonni download semua episodenya. Tidak lama kemudian malah kutemukan dvd episodenya yang lengkap. Sebenarnya, saat menemukan dvd ini, aku lupa kalau uri keun eonni sudah mendownloadnya. Tapi ya, kalaupun ingat, sepertinya tetap akan kubeli juga. Sama halnya dengan TK2H. Padahal sudah punya episode lengkapnya dari episode 1-20 dengan berbagai versi subtitle, dan berkali-kali mengatakan tidak akan membeli dvdnya kecuali dvd aslinya sudah keluar. Namun tetap saja tidak bisa menahan godaan begitu sudah melihatnya ditempat dvd langganan. Meskipun akhirnya aku sedikit menyesal karena kualitas subtitle-nya jelek.

Balik lagi ke topik utama…

Drama ini memang benar-benar keren deh. Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari drama ini. Salah satunya tentang bagaimana perjuangan Aya untuk tidak menyerah dengan penyakitnya, meskipun sudah diberitahukan kepadanya kalau sampai saat itu masih belum ditemukan cara menyembuhkan penyakit tersebut. Namun Aya dengan semangatnya yang kuat tetap berusaha bertahan sampai akhirnya dia harus menyerah di usianya yang ke 25 tahun. Itu berarti dia telah berjuang selama 10 tahun sejak divonis menderita penyakit tersebut di usianya yang baru menginjak 15 tahun.

Intinya, drama ini tidak pernah gagal untuk membuatku banjir air mata.

So,,,bagi yang belum nonton, silakan di tonton. Dijamin pasti tidak akan menyesal deh… ^^

Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Drama, Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

2 Responses to 1 Liter of Tears

  1. reglest says:

    This drama made me bawled, every single time.
    Nggak tahan ketika Aya nanya ke dokternya: “Sensei, why should I have this disease?”…*pause* ambil tissue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s