Perbandingan Drama Sageuk

Gara-gara nonton Yi San, buka kembali arsip 1n2d episode best friend special. Aigoooo!!!  Kali ini fokusnya bukan ke Seunggi, melainkan ke Midae Hyeong. Sepertinya jadi semakin suka dengan Midae Hyeong, eotteotge??? Lihat kelakuan gilanya yang suka mengeluh, jadi bahan olokan Sugeun hehehehe.

Tapi, tenang saja…tetap Seunggi yang jadi nomor satu. Ini hanya untuk sementara, tidak tahu sampai kapan euforia Yi San akan berakhir. Yang pasti, sejak nonton drama ini jadi suka dengan Midae Hyeong, atau lebih tepatnya suka dengan karakter Yi San. OMG eotteotge?????

Aku akui dia tidak tampan. Tapi di Yi San dia benar-benar berbeda. Tampak sangat berwibawa…huwaaaaaaaa!!! Well, hal ini juga pernah terjadi pada Ji Jin Hee yang memerankan Min Jung ho di Dae Jang Geum. Begitu jenggot dan kumisnya dibuka, aku malah tidak mengenalinya hehehe. Mungkin itulah daya tarik drama sageuk kali ya…

Sebelumnya, aku sudah pernah membandingkan karakter Min Jung Ho dan raja SukJong yang keduanya sama-sama diperankan oleh Ji Jin Hee. Kali ini, berhubung referensi drama yang kutonton sudah bertambah, maka tidak bisa untuk tidak membandingkan karakter pemain utamanya tersebut.

Di Min Jung Ho vs Raja SukJong, sepertinya aku cukup kesulitan untuk memilih karakter favoritku. Meskipun pada akhirnya aku lebih memilih Min Jung Ho. Namun sekarang, karakter favoritku berubah lagi hehehehe.

Mungkin kalian akan mengatakan, ini karena aku sudah terlanjur suka dengan Lee Seo Jin aka Midae Hyeong. Hmmmm, memang tidak salah juga sih. Namun, perlu diketahui, aku tahu tentang Lee Seo Jin hanyalah karena dia berteman baik dengan Seunggi serta sama-sama dibawah naungan Hook Entertainment. Itupun karena Seunggi membawa serta Lee Seo Jin ke 1n2d episode Best Friend Special. Jika tidak, mungkin aku juga tidak akan repot-repot untuk mencari tahu tentang dirinya. Hanya karena dia dekat dengan Seunggi bukan berarti aku pasti akan menonton dramanya. Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, aku termasuk sangat pemilih dalam memutuskan apakah akan menonton suatu drama atau tidak. Meskipun drama itu populer atau memiliki rating tinggi, atau dengan pemain high profile, belum tentu akan kutonton. Sampai sekarang drama keluaran 2012 yang baru kotonton hanyalah TK2H dan Reply 1997. Selain itu, malah sibuk mengulang drama yang bisa dibilang sudah kadaluarsa kali ya hehehehehe. Sebut saja Prince Frog, dan Dae Jang Geum. Sekarang tambah lagi Yi San yang notabene merupakan keluaran 2007.

Jadi, aku memutuskan untuk menonton Yi San, sama sekali bukan karena pemainnya maupun rating. Karena setelah nonton baru dicek ratingnya yang ternyata sangat baik (kalau tidak salah menjadi yang tertinggi di jam tayang yang sama). Lalu kenapa aku bisa memutuskan untuk menontonnya? Hmmmmm, sebenarnya kata “memutuskan” ini agak kurang tepat. Karena sebenarnya semua ini terjadi akibat bisa dikatakan “terobsesi” dengan sejarah Korea hehehehe. Awalnya, karena keseringan mengulang Dae Jang Geum dan Dong Yi, jadinya mulai mencari tahu tentang sejarah dinasti Joseon. Nah, Keun Eonni mengatakan kalau dia ingin mengumpulkan drama dengan tema sejarah alias sageuk. Maka kamipun membuat daftar drama-drama sageuk yang berlatarkan sejarah. Salah satunya adalah Yi San.

Tiba-tiba, Keun Eonni sudah membeli dvdnya. Saat dia menontonnya pertama kali, aku hanya ikut-ikutan nonton. Mengejutkan….tidak tahu kenapa aku langsung suka dengan ceritanya dari episode pertama. Padahal saat aku menonton Dong Yi dan Jang Geum saja, episode awal yang menceritakan masa kecilnya pasti aku skip karena bosan. Tapi entah kenapa, tidak untuk drama ini. Jadinya keterusan deh sampai ke episode akhir.

Dibandingkan dengan Dae Jang Geum & Dong Yi, Yi San memang memiliki episode terpanjang (Dae Jang Geum 54 episode, Dong Yi 60 episode). Namun, sepertinya adegan romantisnya juga yang paling sedikit. Karena memang drama ini lebih fokus ke karir Yi San sebagai seson jeoha (putra mahkota yang ayahnya belum/tidak menjadi raja = cucu pewaris raja = cucu mahkota???) yang kemudian menjadi raja. Jadi kisah cintanya, meskipun tidak juga bisa dikatakan “hanya sebagai pemanis”, namun juga hanya suatu bagian yang tidak terlalu ditonjolkan. Berbeda dengan Dong Yi yang memang mengedepankan kisah cintanya dengan raja SukJong. Bahkan di Dae Jang Geum yang lebih menonjolkan karir Jang Geum sebagai dayang maupun tabib sekalipun, rasanya masih banyak adegan Jang Geum dan Min Jung Ho berdua-duaan. Kalau di Yi San adegannya hanya saling memanggil nama, tersenyum dan saling berpandangan dalam waktu yang cukup lama. Dialognya hanyalah, Yi San akan memanggil Song Yeon (Han Ji Min) dengan panggilan “Song Yeona…” maka Song Yeon akan menjawab “Jeoha…” atau “Jeonha…” (saat Yi San sudah naik takhta). Setelah itu mereka akan saling berpandangan sambil tersenyum.

Jadi, jika dibandingkan dengan Dae Jang Geum dan Dong Yi, Yi San adalah drama yang paling kurang romantis.  Meskipun begitu, aku kagum dengan drama Yi San dan Dae Jang Geum. Tanpa perlu menambahkan adegan ciumanpun mereka bisa menyampaikan bahwa dua karakter utamanya itu saling mencintai. Meskipun hanya sekedar dengan tatapan mata, tapi kita bisa melihat mereka saling menyukai.

Out of Topic sebentar –> Sampai sekarangpun aku masih tidak terlalu mengerti “kenapa harus ada adegan ciuman”? Mungkin karena aku orang yang cukup konservatif jadi kadang aku agak risih jika adegannya terlalu “hot”. Jangankan begitu, adegan buka2an (baik pria maupun wanita) aja aku risih apalagi yang sudah keterlaluan. Bukannya mau sok suci atau apa, tapi memang merasa begitu saat menontonnya, mau bagaimana lagi. Selain itu juga, aku sering mendapati bahwa adegan tersebut tidak terlalu dibutuhkan. Artinya, jika adegan tersebut tidak ada sekalipun tidak akan mempengaruhi inti cerita. Contoh, adegan ciuman di film 3 Idiots, di TK2H episode 13, 18 dan 19. (Kalau Fridge Kiss di episode 6 itu termasuk penting karena itu menjadi awal konflik utama, jadi tidak boleh dihilangkan hehehehe). Bukan berarti aku tidak bisa menerima itu semua. Aku bisa mengerti itu karena kebudayaan mereka jelas berbeda dengan kebudayaan di Indonesia. Namun, yang tidak aku sukai yaitu, sepertinya adegan itu (baca : adegan ciuman) menjadi jualan utama yang ditujukan untuk mendongkrak popularitas maupun rating. Padahal adegan tersebut tidaklah terlalu penting dari segi alur cerita. Kalau hanya sekedar pelukan atau pegangan tangan, aku juga tidak mempermasalahkannya. Tapi kalau ciuman… balik lagi kepemikiran masing-masing (aku akui, aku cukup konservatif untuk hal itu hehehehe). Apalagi kalau film Indonesia, mereka pasti akan mengatasnamakan profesionalitas. OMG…aku paling benci hal itu. Intinya, aku sangat menghargai jika ada drama yang sama sekali tidak menjual hal itu. Namun tidak kehilangan sisi keromantisannya. Contoh : Dae Jang Geum dan Yi San. So, jika Korea saja bisa, kenapa Indonesia yang katanya sangat mengedepankan dan menjunjung tinggi budaya timur justru malah bertingkah kebarat-baratan? Benar-benar tidak bisa dimengerti @@

Dari segi alur, sepertinya Yi San memiliki alur terlambat jika dibandingkan dengan 2 drama lainnya. Meskipun begitu, aku lebih menyukai cara penyajian drama Yi San dibandingkan dengan Dong Yi.  Kalau di Dong Yi, penyajiannya sengaja dibuat agar kita penasaran, dengan cara alur bolak-balik. Sedangkan di drama Yi San, tanpa alur seperti itupun sudah membuat kita tidak sabar untuk tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dan selanjutnya. Untuk Dae Jang Geum, no comment.

Namun, menurutku karakter Yi San lebih romantis jika dibandingkan dengan Min Jung Ho, tapi tidak lebih romantis dari raja SukJong.  Jadi SukJong > Yi San > Min Jung Ho.  Raja SukJong jelas memang orang yang cukup romantis. Bisa kita lihat dari segi dia memperlakukan Jang Hee Bin dan Dong Yi. Sedangkan Yi San, memang agak kurang romantis jika dibandingkan dengan raja SukJong, namun, dengan hanya mendengar dia memanggil “Song Yeona…” serta senyum dan tatapan matanya juga, ahhhh nan jeongmal mitchigetda hehehehehe. Kalau Min Jung Ho…hmmmmmm. Sebenarnya hampir sama sih dengan Yi San. Tapi tidak tahu kenapa aku lebih memilih Yi San hehehehe.

Dari segi humoris, maka raja SukJong > Yi San > Min Jung Ho.

Loh…kok sepertinya Min Jung Ho jadi karakter paling tidak favorit sih. Eh…tunggu dulu. Itu baru 2 kategori. Masih ada kategori lainnya. Jika raja SukJong di drama Dong Yi digambarkan cukup humoris (kurang tahu bagaimana aslinya), namun Yi San bisa dikatakan kurang. Tapi tidak bisa juga dikatakan kaku. Hanya saja, karena dia dibesarkan di lingkungan yang kurang bersahabat yang dipenuhi oleh konspirasi politik tingkat tinggi yang memaksa terus berjuang untuk bisa bertahan. Jadi, dia tidak punya waktu untuk sekedar bercanda. Hanya dengan orang-orang tertentu saja dia bisa tertawa lepas. Lalu Min Jung Ho??? Sepertinya memang sudah karakternya seperti itu sejak lahir hehehehe.

Dari segi emosionalitas : raja SukJong > Min Jung Ho > Yi San.

SukJong memang lebih emosional jika dibandingkan dengan Min Jung Ho dan Yi San. Bisa kita lihat, saat dia menghadapi para menterinya serta cara dia menyelesaikan suatu masalah. SukJong memang termasuk raja yang cukup emosional  (Jae Ha juga termasuk salah satunya hehehe) sehingga tidak ada yang berani membantahnya, kecuali Dong Yi kali ya….. ^^ Bahkan ibunya sendiri saja tidak bisa menghentikannya. Kalau Min Jung Ho, sebenarnya cukup tenang. Namun, jika sesuatu yang sudah berhubungan dengan Jang Geum, dia pasti sudah tidak tahan untuk tidak melibatkan diri. Sedangkan Yi San, meskipun dia pasti akan melibatkan diri jika Song Yeon ataupun orang terdekatnya terlibat masalah, namun dia cukup bisa mengendalikan emosinya, sehingga tetap terlihat tenang di depan orang ramai. Maklum saja sebagai Seson Jeoha yang selalu saja salah dimata Raja yang merupakan kakeknya sendiri, dia tidak punya pilihan selain bersabar.

Dari segi kewibawaan : Yi San > Min Jung Ho > Raja SukJong

Kalau yang ini mungkin ada pengaruh dari pemerannya juga kali ya. Yang jelas, memang Yi San terlihat jauh lebih berwibawa, bahkan sejak dia masih menjadi Seson Jeoha saja sudah menunjukkan kalau dia bakal menjadi raja yang hebat. Kalau Min Jung Ho… no comment. Intinya, Min Jung Ho tampak lebih berwibawa dibandingkan dengan raja SukJong di mataku, meskipun keduanya diperankan oleh orang yang sama 🙂

Dari segi kebijaksanaan : Yi San > Min Jung Ho > Raja SukJong

Kalau hal ini sudah sangat jelas terlihat dari bagaimana Yi San atau raja JeongJo menghadapi para musuhnya yang selalu saja menghadang kepimpinannya. Dia selalu membuat kebijakan-kebijakan yang ditakuti oleh para menterinya yang korup.

Sepertinya sudah tampak sangat jelas kalau karakter favoritku berpindah ke Yi San atau Raja JeongJo. Terlebih lagi, tidak hanya cerdas, tapi juga ahli bela diri. Sangat berbeda dengan raja SukJong yang main pedang saja tidak tahu. Well, semua itu karena lingkungan. Tentu setiap keluarga kerajaan punya pengawal sendiri. Namun, jika Yi San tidak menguasai ilmu bela diri, mungkin dia sudah terbunuh sebelum sempat menjadi raja. Bayangkan saja setiap saat dia harus siap menghadapi orang yang selalu saja ingin menyingkirkannya. Bahkan baru sehari naik takhta saja langsung ada orang yang menerobos masuk istana untuk membunuhnya.

Ah…satu lagi. Kalau yang ini Min Jung Ho tidak diikutsertakan karena dia bukan raja. Jadi, tidak adil rasanya jika dia dibandingkan dengan 2 orang raja. Hal ini berkaitan dengan wanita. Sebagaimana diketahui, raja SukJong punya banyak selir, bahkan permaisurinya saja ada 3  (4 jika Jang Hee Bin juga dihitung). Sedangkan raja JeongJo hanya punya satu permaisuri dan 4 orang selir, itupun bukan karena keinginannya punya banyak selir tapi untuk mendapatkan keturunan. Hal ini disebabkan permaisurinya tidak punya anak. Barulah dia mengambil selir untuk pertama kali yang diberi gelar Wonbin dari keluarga Hong. Kemudian, tidak lama setelah itu selir Wonbin meninggal. Barulah kemudian dia menikah dengan Song Yeon. Karena pernikahan mereka tidak disetujui oleh ibunya, maka ibunya memaksa raja YeongJo untuk mengambil selir lagi yang diberi gelar Hwabin dari keluarga Yoon. Masih kurang beruntung, maka barulah raja mengambil selir lagi (Subin dari keluarga Park), yang kemudian anak dari Subin inilah yang menjadi raja ke-23 dinasti Joseon. Jadi sangat berbeda dengan raja SukJong yang memang dikelilingi wanita cantik.  Tapi ada satu persamaan mereka berdua, yaitu sama-sama menyukai wanita dari kelas bawah hehehehe.

Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Perbandingan Drama Sageuk

  1. kalo oppa mr. promotor… maka dia eonni mrs. promotor…. puahahaha….
    bener2 biakin penasaran…. kalo aku yang dulu mungkin udah langsung berburu drako2 yang disebut eonni… termasuk bolywood juga….
    sekarang kalo ga ada oppa-nya, bukan inceran lagi…. xiixiixiixiii

    • diahaksaeng says:

      eh, komen kamu yg ini kok msk spam ya??? mungkin gara2 kmu sih ngasih gelar Mrs, padahalkan masih Ms 😀
      tp benaran loh drama yg ini keren… yg mainnya jgkan teman dekatnya Seunggi *makin nekat promosi* lol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s