Roy Leh Sanae Rai

Jika beberapa waktu yang lalu aku kembali tergila-tergila dengan pasangan SRK-Kajol. Maka kali ini pindah alamat dari Asia Selatan ke Asia Tenggara, Negara tetangga kita, yaitu Thailand. Seperti yang telah kubahas pada postinganku sebelumnya, kali inipun aku masih akan membahas tentang pasangan favoritku untuk Thai Lakorn ini.

Maaf ya kalau bahasannya ada akan pengulangan terus-menerus, karena sudah menjadi kebiasaan burukku kalau suka sesuatu pasti akan selalu membahas itu-itu saja sampai waktunya bosan baru akan berhenti hahaha. Malahan tadi pagi buru-buru ke toko kaset langganan untuk berburu DVD film The Eye 2 yang dibintangi Shu Qi itu karena disitu ada Jessadaporn Pholdee alias Tik. Karena kepagian, tokonya masih tutup. Jadinya terpaksa cari di tempat lain. Abang toko kasetnya juga berbaik hati mau mencarikan aku DVD 2 drama Tik yang paling ku sukai ini hehehe.

Sesuai judul, postingan kali ini akan membahas Thai Lakorn yang pertama kali memasangkan Jessadaporn Pholdee (Tik) dan Phiyada Akkraseranee (Aom) sebagai pemain utamanya. Judulnya Roy Leh Sanae Rai atau juga dikenal dengan judul 100 Trickery’s Dangerous Passion. Drama ini adalah Thai lakorn keluaran tahun 2002. WOW!!! Sudah lama ya… Seunggi saja masih belum debut ㅋㅋㅋㅋㅋ.

Jika di Luerd Kattiya kita bisa melihat Anothai yang lembut tapi juga tegas dan disiplin, maka disini akan sangat berbeda 180o. Di drama ini Tik memerankan seorang millioner sombong yang penuh tipu daya dan mengira semua hal dapat diselesaikan dengan uang. Meski begitu tetap terlihat tampan kok ❤ ‿ ❤. Jadi, meskipun perannya menyebalkan, tetap tidak bisa membencinyaㅋㅋㅋㅋㅋ OMG!!! Mianhae Seunggiya…baru kali ini aku mengakui kalau orang yang kusukai selain kamu lebih tampan darimu hahaha.

Ya sudah…kita lanjut ke sinopsisnya saja ya!

 

Sinopsis :

Kasemrath Patarathanasan adalah seorang pengusaha sukses yang sedang sakit keras. Dalam detik-detik terakhirnya itu, dia teringat akan dosanya pada teman seperjuangannya yang telah meninggal lebih dulu. Diapun bertekad ingin bertemu dengan keluarga temannya. Namun, kedatangannya mendapat penolakan keras dari istri temannya, Pimpit, yang memang masih menyimpan rasa sakit hati yang mendalam akibat perbuatannya yang menyebabkan dia menjadi janda. Tidak seperti ibunya, Naamneung atau biasa dipanggil Neung (Phiyada Akkraseranee) yang tidak tahu-menahu tentang masa lalu yang terjadi pada orang tuanya itu, menyambutnya dengan ramah seperti sikapnya biasa.

Di saat terakhir, Kasemrath langsung mengubah wasiat dengan memberikan seluruh hartanya pada anaknya, Kongpop Patarathanasan (Jessadaporn Pholdee) serta uang sejumlah 500 juta baht pada Naamneung. Tanpa tahu alasan kenapa ayahnya membuat wasiat seperti itu, Kongpop marah besar karena harus memberikan uang sebanyak itu untuk orang asing yang sama sekali tidak pernah muncul dalam kehidupannya itu. Diapun menyusun segala rencana agar bisa mendapatkan uangnya kembali. Padahal, jika dibandingkan dengan apa yang didapatkannya, 500 juta Baht itu tidaklah seberapa.

Kong-pun mulai menjalankan rencananya. Dia dengan segala cara berusaha mendekati dan merayu Neung, dan membuat Neung jatuh cinta padanya. Dia tidak sadar kalau rencananya itu tidak hanya akan menipu Neung, tapi juga menipu dirinya sendiri.

Sementara itu, Neung yang sama sekali tidak tahu-menahu masalah wasiat itu perlahan mulai jatuh cinta pada Kong yang memang sangat mempesona itu, meskipun ibunya jelas-jelas menyatakan kalau dia tidak percaya dan tidak suka dengan Kong.

Singkat cerita, Kong berhasil merayu Neung untuk menikah dengannya lalu menandatangani surat penyatuan aset / harta sebelum dan sesudah menikah, serta surat penyerahan kuasa untuk mengatur seluruh hartanya pada Kong dihari pernikahannya. Namun, disaat semua sepertinya sudah berjalan dengan lancar, semua kebohongannyapun ikut terbongkar dihari yang sama. Hari pernikahan yang tadinya penuh kebahagiaan tiba-tiba berubah menjadi penuh kemarahan dan air mata. Orang yang paling tersakiti jelas adalah Neung.

“Hatimu terbuat dari apa? Kenapa kau begitu kejam?” ~ Naamneung

Merasa ditipu habis-habisan, Neung yang awalnya selalu bersikap lemah lembut kini berubah menjadi wanita yang keras dan penuh kebencian. Dia bertekad untuk bercerai dari Kong. Diapun melakukan segala cara agar Kong mau menceraikannya. Namun, Kong juga bertekad untuk tidak akan menceraikan Neung, karena dia sadar kalau sekarang dia benar-benar mencintai Neung, dan dia ingin mereka mulai kembali dari awal.

Lalu bagaimanakah kelanjutannya?

Apakah Neung benar-benar sudah tidak mencintai Kong lagi?

Apakah Kong bisa meyakinkan Neung untuk kembali bersamanya?

Semua jawabannya bisa kalian dapatkan setelah menontonnya sendiri 😀

 

 

Komen :

Meski Thai lakorn favoritku adalah Luerd Kattiya, tapi tetap sangat suka dengan drama ini. Intinya sih sangat suka dengan pasangan ini. Mereka benar-benar terlihat sangat serasi. Setiap adegan mereka berdua selalu terlihat so sweet ❤ ‿ ❤

Sebenarnya suka dengan semua adegan yang melibatkan mereka berdua, tapi khusus untuk adegan ini, bukan hanya terlihat so sweet, tapi dialognya juga terdengar lucu. Sebenarnya arti dialognya sih biasa saja. Tapi mungkin karena dialognya dalam bahasa Thailand jadi terdengar sedikit unik ditambah lagi cara pengucapannya yang terdengar sangat natural oleh Aom hehehe. Dialog yang manakah itu?? Check it out!!!

video credit to : awatif171

Jika dari segi cerita, jelas drama ini lebih ringan jika dibandingkan dengan Luerd Kattiya, karena hanya menceritakan kisah cinta dua tokoh utama beserta orang-orang disekitarnya atau secara kasarnya hanyalah tentang permasalahan keluarga mereka. Namun ceritanya tetap menarik kok. Meskipun sejujurnya aku selalu fast forward ke bagian mereka berdua hahaha. Aku tidak terlalu suka dengan orang-orang yang ada disekitar mereka, terutama orang-orang yang berada di sekitar Neung termasuk ibunya (kecuali temannya yang perempuan) karena terlalu ikut campur masalah pribadi Neung dan Kong. Sehingga semakin memperumit keadaan yang memang sudah rumit. Mereka selalu bertindak tanpa mempedulikan perasaan Neung, dengan alasan hal itu adalah yang terbaik untuk Neung. Walaupun tindakan mereka itu bisa dimengerti sih…itu karena mereka sangat peduli dengan Neung. Tapi itu benar-benar sangat mengganggu!!!  Selebihnya, ceritanya lumayan menghibur… Meski akan ada sedikit air mata (semuanya thanks to akting Aom yang benar-benar menjiwai saat menangis hehehe). Tapi di jamin deh, air mata yang keluar saat menonton drama ini tidak akan melebihi air mata yang keluar saat menonton Luerd Kattiya T_T

OST  drama ini juga lumayan bagus. Sayang aku sama sekali buta kalau tentang bahasa Thailand. Jadi tidak bisa menuliskan liriknya. Padahal artinya lumayan bagus. Kalau mau mendengarkannya bisa searching di YT, sudah banyak kok yang menyediakan engsubnya.

Nah…intinya kalau drama yang sudah kuposting di blog ini berarti memang bagus (setidaknya menurutku!), dan itu berarti boleh diberi kesempatan untuk coba ditonton!

Bagi yang berminat untuk menontonnya, sudah ada yang berbaik hati menguploadnya lengkap beserta engsub. Silakan cek di sini!

Selamat menonton 😀

Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Drama and tagged , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Roy Leh Sanae Rai

  1. susan says:

    Kalo ending luerd kattiya tuh sad ending ato happy ending ya ?

    • diahaksaeng says:

      Wah…ksh tw ga ya??? Hehee
      Tonton sendiri aja dulu deh 🙂

      • susan says:

        Aku pengen nonton, tp sempet liat adegan Anothai ditembak dan kayanya dia mati..aduh males deh liat yg sedih2..tp aku suka banget RLSR..Tik masih seger buger badan nya..【ツ】ђεεε【ツ】hεεε.
        I love this couple too 😀

      • diahaksaeng says:

        Makanya aq krg suka yg namanya spoiler krn itu bs mengganggu kesenangan saat nonton.
        Tp klu kmu mmg ga suka yg sedih2 sih ya mmg kyknya ga perlu nonton, soalnya bru ep pertengahan aja kyknya air mataku yg keluar udah seember hehehe *lebay mode on*
        Tp klu dr segi bobot cerita sbnrnya jelas lbh keren Luerd Kattiya dr RSLR 🙂

  2. monik says:

    downloadnya dimana ?

  3. slv says:

    gada yg indo sub kah?

  4. Eitna says:

    Thanks for review nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s