PK

Annyeong annyeong chingudeul… (ala Manse 😀 )

Kali ini aku akan membahas tentang film terbaru Aamir Khan yang sebenarnya baru saja kutonton. Padahal sudah beberapa hari di copy dari laptop teman. Tapi baru kemarin ditonton. Bukan karena tidak bisa menonton, tapi memang masih merasa belum tertarik untuk menontonnya. Aku malah lebih memilih untuk menonton Manse, padahal sudah berkali-kali di tonton ulang.

Eh tiba-tiba tadi siang aku memutuskan untuk menontonnya. Dan ternyata aku tidak menyesalinya karena film-film Aamir Khan memang jarang mengecewakan.

Film berjudul “PK” ini merupakan kolaborasi dari tim yang sama yang merilis film sukses 3 Idiots yang juga dibintangi oleh Aamir Khan, sehingga saat anda menonton film ini mungkin akan merasakan ada sedikit kesamaan antaranya keduanya. Well, just sedikit. Itu wajar saja, karena film ini merupakan karya dari orang yang sama. Tapi tenang saja, tema film kali ini benar-benar berbeda dari 3 Idiots.

Film ini dirilis pada desember tahun lalu ini. Jadi tergolong sangat baru ya teman-teman. Film ini dibintangi oleh Aamir Khan Anushka Sharma sebagai pemeran utamanya. Bagi yang masih asing dengan Anushka Sharma, silakan di baca lagi postingan yang ini : Rab Ne Bana Di Jodi 😀

Sinopsis :

Film ini menceritakan tentang seorang alien (Aamir Khan) yang entah dari planet mana, datang ke bumi dalam misi untuk penelitian mereka. Alien itu datang dalam keadaan telanjang bulat dan sama sekali tidak mengerti bahasa manusia di bumi. Dia hanya memakai sebuah kalung yang belakangan disebutnya sebagai remote untuk mengirim sinyal ke planetnya supaya bisa menjemputnya pulang. Dia terdampar di sebuah padang pasir di Rajashtan, India. Belum sempat mengobservasi lingkungannya, kakek tua yang terkejut melihat seorang pria tanpa busana itu langsung mencuri kalung milik sang alien. Dia mengejar kakek tersebut, namun hanya mendapatkan tape recorder si kakek.

Sejak saat itu dia mulai belajar cara hidup seperti seorang manusia normal, mulai dari cara berpakaian serta cara bicara. Dia memiliki cara yang unik untuk mengetahui apa yang dipikiran orang lain, yaitu cukup dengan memegang tangan orang itu, maka dia bisa tahu semuanya tentang orang tersebut.

Dia diberitahu kalau barang miliknya yang dicuri itu mungkin sekarang sudah ada di Delhi. Maka diapun memutuskan untuk pergi ke Delhi. Di Delhi dia mulai melakukan pencarian remote miliknya itu dengan bertanya ke orang-orang. Hampir semua orang menjawab kalau hanya Tuhan yang tahu barangnya itu ada dimana. Oleh karena itu, diapun mulai mencari Tuhan. Dia bingung, karena di India ada banyak agama yang masing-masing memiliki Tuhan yang berbeda. Dia tidak tahu harus mencari dan menyembah yang mana. Karena prilakunya yang cukup aneh itu orang-orang mulai memanggilnya Pee-Kay (PK) yang artinya pemabuk.

Dalam perjalanannya mencari Tuhan itulah dia bertemu dengan seorang reporter sebuah stasiun TV bernama Jagat Janani atau yang lebih senang dipanggil Jaggu (Anushka Sharma).

PK meskipun seorang alien, tapi dia tidak bodoh. Dia tidak pernah menceritakan kisahnya pada siapapun. Namun anehnya saat bertemu dengan Jaggu, dia langsung menceritakan semuanya. Tentu saja Jaggu tidak langsung mempercayainya begitu saja. Jaggu juga mengira kalau PK itu gila dan menyarankanny pergi ke psikiater. Namun kemudian dia percaya setelah membuktikan sendiri apa yang dikatakan PK itu benar semua. Lalu dia berjanji akan membantu PK mengambil kembali remotenya yang sekarang sudah diketahui berada di tangan seorang pemuka agama Hindu bernama Tapaswi. Di lain pihak, Tapaswi yang mengaku bisa berkomunikasi langsung dengan Tuhan itu mengatakan kalau barang yang diakui PK sebagai remotenya, itu ditemukannya di pegunungan Himalaya, yang tentu saja semua itu bohong.

Jaggu berusaha keras membantu PK untuk mengkonfrontir Tapaswi dengan bantuan stasiun TV tempat dia bekerja, yang karena itu dia harus berseteru dengan ayahnya sendiri yang merupakan salah satu pengikut fanatik Tapaswi. Sementara itu, setelah menghabiskan waktu yang tidak sedikit bersama Jaggu, PK mulai jatuh cinta padanya.

Lalu bagaimanakah kelanjutannya? Akankah semua kebohongan Tapaswi terbongkar? Apakah PK bisa pulang kembali ke planetnya atau akan tetap tinggal di bumi? Lalu bagaimana dengan cintanya pada Jaggu, apakah semuanya akan berakhir bahagia?

Mau tahu jawabannya, silakan tonton saja filmnya 😛

My Thought of this Film :

Kesuksesan film ini memang tidak bisa dilepaskan dari Aamir Khan yang benar-benar total dalam memerankan karakternya sebagai seorang alien. Selain Aamir Khan, Anushka Sharma juga menampakkan sisi lain dirinya. Kita tidak akan bisa melihat seorang gadis pemurung seperti karakternya di Rab Ne Bana Di Jodi dalam diri Jaggu.

Selain kedua pemeran utamanya, kesuksesan film ini juga didukung oleh jalan cerita yang sangat menarik. Sama seperti 3 Idiots, film ini juga banyak menyajikan dialog-dialog yang sarkatis tentang kehidupan sosial di masyarakat, sekaligus kontroversial karena menyangkut masalah agama.

Beberapa dialog yang kusuka adalah :

~ Saat PK berdialog dengan penjual patung dewa

“Kau (pembuat patung dewa) yang menciptakan Tuhan ini? Kau yang menciptakan Tuhan atau Tuhan yang menciptakanmu?”

“Jika Dia (Tuhan) bisa mendengar langsung, lalu apa pentingnya patung ini?”

~ Adegan dialog dengan Bos Jaggu

PK             : Kenapa saat ada yang kehilangan uang, semua bilang ‘ini milikku, ini milikku’, tapi saat kehilangan kondom, semua bilang ‘bukan milikku, bukan milikku’?

Bos           :   Disini seks itu urusan pribadi.

PK             :   Kenapa?

Bos           :   Bagaimana mungkin seseorang berteriak kalau ‘hari ini aku bercinta’.

PK             :   Lalu pesta pernikahan, ada begitu banyak kemeriahan, bukankah itu untuk memberitahu semuanya kalau ‘hari ini aku akan bercinta’?

~ Adegan konfrontir dengan Tapaswi

PK             :   Aku tahu dengan percaya pada Tuhan, seseorang akan punya harapan, kesulitan akan pergi, keberanian akan bangkit, akan ada kekuatan. Tapi…Tuhan mana yang harus kupercayai? Kau selalu bilang bahwa hanya ada satu Tuhan. Tapi menurutku tidak. Ada 2 Tuhan. Pertama, yang menciptakan kita semua, dan yang kedua yang diciptakan oleh orang sepertimu…

                      ~~~

PK             :   Kau bisa melindungi Tuhan? Kau? Dunia ini sangat kecil dibandingkan dengan alam semesta. Dan kau dengan duduk di dunia kecil ini, tempat ini, mengatakan kalau kau ingin melindungi Tuhan yang menciptakan alam semesta? Dia tidak butuh perlindunganmu. Dia bisa melindungi diri-Nya sendiri.

Aku sebenarnya juga cukup terkejut dengan keberanian film ini yang menggambarkan pemuka agama Hindu sebagai tokoh antagonisnya. Padahal kita semua tahu kalau India itu penduduknya mayoritasnya beragama Hindu. Bahkan film maupun serial Jodha Akbar yang notabene mengambil latar kejayaan kerajaan Islam di India itu juga malah lebih condong ke agama Hindu. Well, aku sih biasa-biasa saja. Bagiku, it’s just a movie. Bagi yang suka silakan ditonton, bagi yang tidak…ya jangan ditonton. Jadi, tidak perlu ada komen-komen yang menyakitkan. Hanya sesederhana itu 😀

Balik lagi ke film PK. Meski dialog serta adegan tertentu mungkin menyinggung sebagian pemeluk agama tertentu. Namun sebenarnya jika kita bisa berpikiran terbuka, maka sebenarnya dialog itu tidak hanya ditujukan untuk suatu agama tertentu tapi untuk kita semua. Aku sih sangat-sangat tidak tersinggung, karena menurutku apa yang disampaikan film ini memang benar adanya. Karena dizaman sekarang banyak yang bertitelkan guru-guru spiritual yang punya banyak pengikut, tapi apa yang diajarkan itu belum tentu benar. Maka film ini mengajarkan kita untuk tidak mengikuti ajaran atau pendapat seseorang secara membabi buta, tapi juga harus dipikirkan terlebih dahulu apakah itu memang sudah benar atau tidak.

Intinya, film ini benar-benar keren, baik dari segi pemain maupun jalan cerita. Semuanya keren. Jadi bagi pecinta film Bollywood, film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton. Apalagi yang mengaku sebagai fans Aamir Khan, maka wajib menonton film satu ini. Namun sebelum menontonnya, sebaiknya anda berpikiran terbuka tentang apapun, kalau tidak anda tidak akan bisa menikmatinya. It’s just a movie after all. Ambil yang baiknya, buang yang jeleknya… sipppp 😀

Maaf kalau ada yang merasa tersinggung dengan postingan kali ini. Tapi kutekankan sekali lagi, aku hanya menyampaikan apa yang ada dipikiranku tanpa bermaksud sama sekali untuk menyinggung siapapun. Peace ^_^

Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Film and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to PK

  1. Clee says:

    hai lagi hehe
    saya curhat panjang di postingan kamu tentang ost dari film Ghajini tapi ga tau ke posting atau engga T.T
    film PK, tentang alien. entah saya dan keluarga saya aja atau yang lain juga ngerasa atau engga kalau film ini ngingetin sama drama You Who Came From The Stars ._.
    seorang pemuka agama hindu yang mengaku bisa berkomunikasi langsung sama tuhan, ini semacam praktek aliran sesat yang sering muncul di indonesia. ada yang bilang bisa berbicara dengan tuhan, ada pula yang ngaku bisa berbicara dengan nabi, ada juga yang mengaku sebagai nabi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s