My Thought On Dilwale

Sudah sangat lama menelantarkan blog sampai-sampai bingung mau menuliskan apa. Sebenarnya ingin menuliskan lirik lagu terbaru Seunggi, tapi…untuk menuliskan sesuatu itu aku perlu lebih dari sekedar rasa suka atau apalah itu. Susah untuk dijelaskan hehehe. Dan aku belum mendapatkan rasa itu dari lagu tersebut. Jadi akhirnya kuputuskan untuk menuliskan tentang film dari pasangan bollywood terfavoritku, siapa lagi kalau bukan SRK-Kajol.

Film ini berjudul Dilwale ini rilis pada desember tahun lalu. Meski judulnya hampir mirip dengan film yang juga mereka bintangi berdua, tapi jangan langsung membayangkan seperti itu, karena kedua film itu benar-benar berbeda.

Oke, kita mulai sejak gembar-gembor berita kalau Rohit Shetty, yang notabene merupakan sutradara dari salah satu film tersukses bollywood yaitu Chennai Express, akan memasangkan Kajol dengan SRK dalam film terbarunya yang waktu itu masih dirahasiakan judulnya. Bahkan dia sangat tertutup dengan kabar siapa yang akan menjadi pemeran utama wanita di filmnya itu. Meskipun begitu, sebagai fans berat pasangan ini, mendengar rumornya saja sudah sangat menyenangkan. Apalagi kalau sampai rumor itu benar. OMG…neomu joa!!! Hahaha

Setelah itu aku tidak pernah mengikuti perkembangan beritanya lagi. Sampai pada akhirnya sudah beredar trailernya. Meski sebenarnya aku baru menonton trailernya saat sudah hampir mau rilis hehehe.

 

Kesan pertama saat menonton trailernya??? WOW!!! Daebak. Yeoksi…SRK-Kajol, neomu joa!!!

Saat film ini rilis, entah kenapa, meski aku selalu mengatakan ingin menontonnya, tapi aku tidak juga melakukannya. Aku sempat membaca review film ini oleh kritikus film bollywood yang hanya memberikan nilai 2,5 dari 5. Tapi aku mencoba untuk tidak terlalu terpengaruh dengan penilaian itu. Karena seperti yang selalu kakakku katakan kalau “biasanya film-film kelas festival itu tidak terlalu bagus penjualannya alias belum tentu box office, dan film-film kelas festival itu kadang susah dimengerti”. Begitulah pendapat kakakku yang kadang memang suka sok tahu hahaha.

Beberapa waktu berlalu, akhirnya aku download juga filmnya dan langsung kutonton meski tanpa subtitle alias raw version. Well, aku menonton versi raw bukan karena sudah fasih bahasa mereka, tapi…aku belum menemukan subtitle yang pas dengan video yang ku download hehehe 😛 Aku paling tidak suka kalau ada subtitle tapi tidak cocok dengan waktu di videonya. Jadi lebih baik tanpa subtitle sama sekali daripada mengganggu.

Pada saat awal-awal menonton, aku mencoba untuk menjadi penonton yang baik dengan memperhatikan setiap detil yang diperlihat detik-perdetik di film tersebut. Namun beberapa menit berlalu, tanganku mulai gatal untuk mem-fast forward videonya. Pada akhirnya aku hanya menonton bagian SRK-Kajol saja 😀

Ini mungkin pertama kalinya aku melakukan hal seperti itu pada film SRK-Kajol. Ya..meskipun aku memang biasanya seperti itu sih, tapi biasanya itu kalau sudah menonton yang kesekian kalinya. Tapi ini adalah yang pertama. Apakah ada sesuatu yang salah dengan film ini? Hmmmmm, kalau masalah ini terserah pada penilaian kalian saja. Namun bagiku film ini sedikit mengecewakan. Well, pada dasarnya aku memang kurang suka dengan film yang pemain utamanya terlalu banyak, sehingga ceritanya tidak fokus. Seperti pada K3G, yang fokusnya bukan pada SRK-Kajol, tapi malah pada tokoh yang diperankan oleh Amitabh Bachchan. Huhhhh!!! Untuk film ini, sebenarnya standar sih. Pemainnya juga tidak sebanyak di K3G. Tapi balik lagi kalau fokus ceritanya bukan ke mereka berdua. Hal ini membuat aku setuju dengan salah satu pernyataan dari kritikus film ini yang mengatakan bahwa film ini menyia-nyiakan Kajol.

Mungkin karena harapan yang cukup tinggi dengan pasangan ini, jadinya ketika semua itu ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita bayangkan, maka timbul rasa kecewa. Tapi its okay. No problemo. Yang penting mereka dipasangkan kembali, itu sudah cukup. Semoga K-Jo bisa membuat film baru yang kembali memasangkan pasangan hit film perdananya itu. Aminnn.

Meski tidak terlalu suka dengan jalan ceritanya. Tapi satu yang sangat ku suka dari film ini…Yupp, this song. Super beautiful MV dan lagunya juga bagus.

 

Setelah menonton film ini dapat ditarik beberapa kesimpulan :

  1. Meski bagi Kajol film terfavoritnya bersama SRK adalah KKHH, tapi bagiku DDLJ tetap nomor satu 😀
  2. Kajol makin cantik aja…so beautiful ❤
  3. SRK sudah tua 😛
Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Film and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to My Thought On Dilwale

  1. Vika Hardianty Putri Nasution says:

    Film ini film yg paling ga pengen aku tonton :’v
    Dari sinopsis nya aja ini udah berasa kayak film india jadul tahun 90an :v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s