Nuna Over Flowers Episode 5

Sebenarnya malas mau menuliskan episode ini, karena tidak terlalu banyak momen spesialnya. Memang sih episode ini terlihat sangat indah…so beautiful… just like that…atau bahasa kerennya geunyang geurae. Ah…kata ‘geunyang geurae’ ini jadi mengingatkanku pada masakan kepiting ala Seunggi di 1n2d episode 125 yang meskipun resepnya sudah susah payah minta dari ibu + neneknya lewat telpon, tapi kata juri rasanya geunyang geurae  ㅋㅋㅋㅋㅋ

Meskipun begitu…ada beberapa momen yang cukup menarik yang mengingatkanku akan hal-hal tertentu di masa lalu *cieeeee* sehingga tanganku gatal untuk menuliskannya hehehe… Mari kita cek bersama-sama!

Episode ini dimulai dengan Ja Ok nunim dalam eomma mode on, mulai dari membersihkan sampah yang berserakan di meja di luar kamar anak-anaknya, merapikan pakaian, sampai memperhatikan makanan apa yang baik untuk mereka makan. Lucunya, saat Mi Yeon nuna menolak untuk mengikuti sarannya, sepertinya hal itu membuatnya cukup kecewa, sampai tertunduk lesu tak berdaya sehingga harus dibantu oleh Hee Ae nuna. Hee Ae nuna mencoba menyenangkannya dengan mengatakan kalau hari ini dia menata rambutnya sama dengan Ja Ok nunim.

Kalau di episode yang lalu kita telah menyaksikan bagaimana Yeo Jeong nunim berjuang keras melawan sembelit, kali ini dia sedang bermasalah dengan alat pengeriting rambutnya yang sudah rusak yang baginya merupakan alat yang paling penting. Melihat alat ini mengingatkanku pada Miho yang ditipu Dae Woong dengan mengatakan kalau alat itu adalah pemanggang daging…Ah, kasihan Miho yang benar-benar jatuh dalam perangkap Dae Woong, si penipu imut 😀

Mobil yang Seunggi sewa sebelumnya sudah datang. Sepertinya dia sangat bangga dengan mobil sewaannya itu… “Daebak! (hebat!), Bwatji!!! (sudah lihatkan!!! dengan nada suara sedikit menyombongkan diri ㅋㅋㅋㅋㅋ)

Mungkin karena nantinya yang bertugas mengemudi menggantikan Seunggi adalah Hee Ae nuna, jadi yang duduk di depan adalah dia. Ah…jadi tiba-tiba ingat bagaimana stresnya Midae Hyeong saat mengemudi membawa para kakek, dan ditemani oleh Il Seob halbae yang duduk disampingnya hahaha…

Begitu mengemudi saja, si Heodang sudah langsung membuat kesalahan yang membuat para nuna tegang. Tapi untungnya karena mungkin sudah mulai mengerti dengan keheodangan Seunggi, jadi para nuna sudah tidak terlalu mempermasalahkannya. Seperti biasa, Hee Ae nuna selalu berusaha untuk menenangkannya. Melihat itu, para nunim yang duduk dibelakang merasa bersyukur yang duduk didepan adalah Hee Ae nuna. Yeo Jeong nunim mengatakan kalau yang duduk disamping Seunggi itu adalah Mi Yeon nuna, maka jiwa Seunggi pasti sudah melayang karena terus didesak Mi Yeon nuna. Mereka mulai menirukan gaya bicara Mi Yeon & Hee Ae nuna yang terdengar sangat lucu ㅋㅋㅋㅋㅋ

Sesampainya ditempat persinggahan pertama, saat para nuna menikmati pemandangan yang super indah itu, Seunggi langsung menyibukkan diri untuk mencari tahu tentang tempat makan mereka nantinya. Karena orang yang ditanya tidak bisa berbahasa Inggris, jadi mereka berkomunikasi menggunakan bahasa universal yaitu bahasa tubuh hahaha.

berbicara menggunakan bahasa tubuh ^_^

Saat Seunggi mulai menjelaskan tentang restoran itu ke para nuna, PD Na ikut bertanya-tanya apakah Seunggi sudah tahu jalan menuju restorannya, dan jawabannya “Aku sedikit tahu tentangnya”, yang tentu saja kembali membangkitkan memori para nuna akan masalah yukbeon jeongdo dkk LOL.

“Datang ke sini, sepertinya tidak ada hal yang aku tahu dengan pasti selain namaku” (Seunggi Lee, 2013). ㅋㅋㅋㅋㅋ

Menuju tempat persinggahan kedua, kali ini Hee Ae nuna yang mengemudi. Hal ini membuat Seunggi tiba-tiba menjadi seperti seorang ayah yang sedang mengawasi anaknya saat pertama kali mengemudi. Seunggi memuji Hee Ae nuna yang menyetir dengan baik, yang tentu saja membuat Hee Ae nuna tersenyum yang kemudian menuntun mereka pada obrolan-obrolan berikut…

KHA                       :  Seunggiya…kau lahir tahun berapa?

Seunggi                :  Aku lahir tahun 87.

KHA                       :  Aku mendapatkan SIM tahun 85.

Bahkan SIM Hee Ae nuna saja lebih tua 2 tahun dari Seunggi dan Seunggi memuji kemampuannya menyetir??? LOL

Tempat kedua yang mereka kunjungi itu katanya sangat terkenal, jadi mereka pikir pasti akan banyak orang yang berkunjung. Eh…tahu-tahunya malah kosong.

Mungkin karena sudah terbiasa saat di 1n2d, jadi setiap melihat air pasti paling tidak ingin menyentuhnya. Hal ini juga disadari oleh Yeo Jeong nunim yang mengatakan “itu seperti yang mereka lakukan di ilbak iil”. Yeo Jeong nunim menyebutkannya “jamsu” yang langsung dikoreksi Seunggi kalau itu maksudnya “ibsu” hehehehe. Ah, itu berarti Yeo Jeong nunim juga menonton 1n2d???

~~~~~

Sekarang waktunya melanjutkan perjalanan menuju hostel yang telah Seunggi pesan sebelumnya.

KHA                       :  Jika mengantuk katakan saja, aku bisa menggantikanmu (menyetir).

Seunggi                :  Iya…nanti kalau aku mengantuk akan kuberitahu.

(Caption : Walau mengatakan tidak masalah, tapi menyetir dalam kegelapan selama 2 jam…)

Seunggi                :  Nuna…tidak bisakah  bercerita tentang hal yang lucu?

Mendengar itu, para nuna langsung melakukan beberapa proyek untuk membuat Seunggi agar tidak mengantuk.

~ Proyek pertama :

Mi Yeon nuna meminta Hee Ae nuna menyanyikan lagu hitnya yang berjudul “nareul itji marayo” (jangan lupakan aku) keluaran tahun 1987. Lagu itu ternyata benar-benar hit di zamannya, terbukti dengan berhasil menduduki posisi satu selama 5 minggu berturut-turut di KBS gayo Top Ten (Music Bank zaman dulu???) Tidakkah itu benar-benar daebak!!! Lagu Seunggi saja masih belum pernah jadi juara 5 kali berturut-turut di Music Bank.

Hee Ae nuna-pun menyanyikan lagu keluaran tahun 87 itu untuk orang yang lahir tahun 87 hahaha. Lucunya, dia menyanyikan itu sambil memandang (dan sepertinya juga memegang tangan) Seunggi, sehingga mengundang reaksi dari para komentator.

KJO                        :  Jangan menyanyikannya sambil melihat Seunggi. (caption : Hee Ae menyanyikan lagu keluaran tahun 87 untuk Seunggi yang kelahiran tahun 87…mendapat cacian LOL)

LMY                       :  Eonni…kenapa melakukan itu pada anak muda?

KHA                       :  Tidak..aku juga saat melakukan itu…sudah mengintrospeksi diri. Aku juga tidak tahu…Aku ingin membuatnya jadi lucu…

Seunggi                :  Aku menyukainya.

 

~ Proyek kedua :

Ja Ok nunim menanyakan apakah Seunggi pernah menyukai wanita yang lebih tua. Seunggipun menjawab kalau sepertinya semua pria saat masih muda menyukai wanita yang lebih tua. Ja Ok nunim menambahkan kalau pria mulai dari umur 20 tahun itu dikepalanya penuh dengan pikiran tentang wanita. Proyek kedua ini sukses menghilangkan rasa mengantuk Seunggi.

Kemudian…tiba-tiba terjadilah masalah yang cukup serius, setidaknya bagi para staf, karena para nuna masih santai-santai saja. Mereka terpisah dari staf, sehingga mereka sendiri yang harus membawa kameranya (seperti yang dilakukan di 1n2d episode 184). Seunggi menyerahkan segala urusan para nuna pada Mi Yeon nuna, sementara dirinya mencari hostel yang telah disewa sebelumnya.

Sementara Seunggi sibuk berlari kesana kemari mencari Diocletian Palace (karena dia berjanji akan menemui pemilik hostel di Information center Diocletian Palace), PD Na dkk panik karena masih tidak bisa menghubungi Seunggi. Beruntung, tidak lama kemudian terjadilah reunion dramatis versi staf. Namun, ternyata masalah belum selesai semua karena si Heodang lupa dengan jalan kembali.

Si Bolang yang lupa akan jalan pulang

Lalu dia menugaskan para staf untuk menemui para nuna, sementara dirinya tetap melanjutkan pencarian hostel. LOL bahasa yang digunakannya saat menelpon pemilik hostel itu… seperti “I’m not Diocletian Palace” (ini maksudnya apa??? *super LOL*, caption : aku bukan istana tapi orang!!!)…”so many tables” … “very famous street (caption : jal moreugesseoyo = aku kurang tahu) hahaha… Setelah akhirnya menemukan nama tempat dia berada, barulah dia bisa sedikit bernafas lega. Saat menjelaskannya pada staf, malah salah menyebutkan “Diocletian” dengan ”Democration”. Setelah mengatakan itu baru dia sadar…”ah, bukankah Democration itu minjuju-ee?”… Mendengar kata “minjuju-ee” ini kembali mengingatkanku pada TK2H, yang mana Kim Hang Ah merupakan warga negara Korea Utara yang mereka sebut dengan 조선 민주주의 인민 공화국 (joseon minjuju-ee inmin gonghwagug).

Sementara itu staf masih saja belum menemukan para nuna. Untungnya, tidak seperti di episode awal-awal kemarin, kali ini para nuna dengan sabar menunggu datangnya si porter. Sehingga, ketika para staf berhasil menemukan mereka, reaksi para nuna (terutama Mi Yeon nuna) benar-benar terlihat sangat gembira, sementara para staf masih ngos-ngosan akibat berlari kesana kemari.

Sedikit komentar tentang bagian ini…

homeless nuna

Terus terang, saat menonton preview-nya sepertinya akan terjadi masalah yang cukup besar lagi! Bagaimana tidak, para staf kehilangan jejak Seunggi dan para nuna, lalu setelah berhasil bertemu Seunggi tapi malah lupa jalan kembali. Belum lagi melihat para nuna yang sudah sangat lelah duduk di jalanan. Jadi, saat menonton bagian inipun aku cukup tegang, bahkan sampai berteriak “Seunggiya andwae!!!” saat Seunggi mengatakan kalau dia lupa jalan kembali. Tapi ternyata…semua itu tidaklah seheboh preview-nya, karena semuanya bisa berjalan sesuai rencana (kecuali para staf yang harus berlarian kesana kemari ㅋㅋㅋㅋㅋ). Ah…Semua ini persis sama dengan yang kurasakan saat menonton 1n2d terutama episode Winter atau Summer Camp, yang di-preview-nya terlihat para member seperti sangat menderita, padahal…masih biasa-biasa saja, bahkan malah sangat bahagia (1n2d  episode 110).

Setelah bertemu dengan pemilik hostel, dan mengecek sendiri kondisi kamarnya, Seunggi bergegas kembali menemui para nuna. Tidak seperti sebelumnya, kali ini Seunggi yang sudah diberitahu oleh pemilik hostel, merasa yakin bakal bisa menemukannya.

KJO                        :  Yeoksi uri Seunggiya…

Seunggi                :  Sepertinya ini pertama kali aku mendengarnya. ㅋㅋㅋㅋㅋ

Maka pujianpun datang bertubi-tubi untuk uri Seunggi ❤ ‿ ❤ Apalagi saat mereka melihat kamarnya yang terlihat benar-benar sangat keren dengan adanya teras di lantai 3. Namun, keheodangannya selalu muncul tanpa ada satupun yang bisa memprediksikannya. Saat mereka turun ke lantai 2 untuk melihat kamar yang satunya lagi, Seunggi yang memang sudah punya kunci ditangannya langsung membuka kuncinya. Tapi pintunya tidak mau terbuka hahaha.

Kamar yang tidak bisa dibuka oleh Seunggi itu, malah terbuka oleh Hee Ae nuna. Melihat kedua kamar yang cukup bagus itu, para nuna malah kebingungan ingin tidur dimana. Semuanya ingin tidur di kamar yang ada dilantai 3. Semua itu pasti karena ada terasnya. Karena tidak ada yang ingin mengalah, maka mereka memutuskan untuk main gawi bawi bo (gunting batu kertas). Ada-ada saja deh para nuna ini…

Lihat previewnya, semakin tidak sabar ingin menontonnya…Laki-laki yang bermasalah dengan payung hahaha.

Umbrella man…

Advertisements

About diahaksaeng

Suka menonton drama-drama yang menarik
This entry was posted in Variety Show and tagged , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Nuna Over Flowers Episode 5

  1. sparkler says:

    Yg eps 6 nya donk dia, pliis…:)

  2. diny says:

    suka baanget^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s